Pembelajaran Al-Qur’an Berbasis Tafsir Tematik: Analisis Konseptual Dalam Meningkatkan Pemahaman Kontekstual Peserta Didik Terhadap Ayat-Ayat Al-Qur’an
Kata Kunci:
Tafsir Tematik; Pembelajaran Al-Qur’an; Pemahaman Kontekstual; Metode Maudhu’i; Pendidikan IslamAbstrak
Pembelajaran Al-Qur’an di banyak lembaga pendidikan masih cenderung berorientasi pada aspek tekstual, sehingga pemahaman kontekstual peserta didik terhadap makna ayat relatif rendah. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun kemampuan membaca meningkat, namun internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual penerapan metode tafsir tematik (maudhu’i) dalam pembelajaran Al-Qur’an guna meningkatkan pemahaman kontekstual peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka (library research) dengan metode deskriptif-analisis. Data diperoleh dari berbagai literatur berupa buku tafsir, jurnal ilmiah, serta sumber relevan lainnya, kemudian dianalisis untuk mengkaji konsep, langkah metodologis, serta relevansi tafsir tematik dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode tafsir tematik mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif karena mengkaji ayat berdasarkan tema tertentu secara sistematis dan terintegrasi. Selain itu, integrasi penyajian visual dan aktivitas pembelajaran berbasis partisipatif terbukti memperkuat daya serap peserta didik terhadap makna Al-Qur’an. Analisis menunjukkan bahwa pendekatan ini tidak hanya meningkatkan aspek kognitif, tetapi juga mendorong kemampuan berpikir kritis dan reflektif peserta didik dalam mengaitkan teks dengan realitas kehidupan. Dengan demikian, tafsir tematik dapat menjadi alternatif metodologis yang efektif dan relevan dalam pembelajaran Al-Qur’an di era modern, meskipun implementasinya masih memerlukan pengembangan lebih lanjut, terutama dalam aspek media dan strategi pembelajaran berbasis digital.
Unduhan
Referensi
Aisyah, N. R. (2025). Rekonstruksi Model Penelitian Tafsir: Metode dan Pendekatan dalam Memahami Makna Al-Qur’an. Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 5(1). https://doi.org/http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jsq
al-Farmawi, A. al-Ḥayy. (1995). al-Bidāyah fī al-tafsīr al-mawḍūʻī: Dirāsah manhajīyah mawḍūʻīyah. dar al-fikr al-Arabi.
Amin, I. M., Kurniawan, D., & Zulaiha, E. (2025). Tafsir Maudhu’i: Menelisik Sejarah, Metode, dan Signifikansinya dalam Pemikiran Tafsir Kontemporer. JSIM: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 5(6).
Annisa, M., Ilmi, D., Susanti, H., Islam Negeri Sjech Djamil Djambek, U. M., & Barat, P. (2022). Problematika Pembelajaran Pembelajaan Al-Qur’an Hadis di MTSN 2 Pasaman Barat. 5, 79–84.
Aulia, Q. N., Ayubi, S. A., & Rosyadi, S. (2025). Critical Thinking Dalam Al-Qur’an: Studi Tafsir Tematik dan Implementasinya di Era Digital. Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 4(1), 131–149. https://doi.org/10.58363/alfahmu.v4i1.473
Azhar Arsyad. (2017). Media Pembelajaran. Raja Grafindo Persada.
Barrows, H. S. (1996). Problem‐based learning in medicine and beyond: A brief overview. New Directions for Teaching and Learning, 1996(68), 3–12. https://doi.org/10.1002/tl.37219966804
Estiningrum, D. W., & Rahmadani, P. K. (2025). IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DENGAN METODE LEARNING KONTEKSTUAL UNTUK MENGHAFAL AL- QUR’AN PADA SISWA MI MA’ARIF MULO. Jaladupa: Journal Of Religion Studies and Humanities, 1(1). https://doi.org/https://jaladupa.ajiindonesia.com
Fitriani, A. S. & Ahmad Marzuki. (2025). Implementasi Problem Based Learning dalam Penguatan Sikap Moderat dan Toleran Siswa pada Pendidikan Agama Islam. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains, 14(1), 45–54. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v14i1.28465
Lutfiah, H., Sormin, N., & Kartika, F. (2025). Pemikiran ‘Abdul Hayy Al-Farmawi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9.
Maimun, & Manshur, A. (2026). METODE TAFSIR MAUDHU‘I: KONSEP, LANGKAH METODOLOGIS, DAN APLIKASINYA DALAM STUDI AL-QUR’AN. JURNAL PENDIDIKAN DIGITAL DAN INOVASI BERKELANJUTAN, 10(1).
Masgumelar, N. K., & Mustafa, P. S. (2021). Teori Belajar Konstruktivisme dan Implikasinya dalam Pendidikan dan Pembelajaran. GHAITSA : Islamic Education Journal, 2(1).
matika, T. N., & Izzat, F. H. E. (2026). Nilai-Nilai Sosial Dalam Al-Qur’an: Studi Tafsir Adabi Ijtima’i Terhadap Ayat-Ayat Kemanusiaan. AL-KALIMANTAN: Jurnal Kajian Keislaman, 3(3).
Mayer, R. E. (2009). Multimedia Learning. United States of America by Cambridge University Press.
Patty, J., & Que, S. R. (2023). REFLECTIVE TEACHING MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS. Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dalam Bidang Bahasa dan Seni, 3(2).
Rahmawati, L. E. (2023). LEBIH DEKAT DENGAN METODE TAFSIR MAUDHU’I; Kajian Tematik Atas Ayat-ayat Al-Qur’an. 4.
Rokim, S., & Triana, R. (2021). Tafsir Maudhui: Asas dan Langkah Penelitian Tafsir Tematik. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 6(2). https://doi.org/10.30868/at.v6i02.2057
Shihab, Q. (1992). Membumikan Al-Qur`an. MIZAN.
Sulastri, S., & Syamsiar, S. (2024). Penerapan Pasca Taman Pendidikan Quran Program Tahfidz dalam Meningkatkan Pembelajaran Tahfidzul Quran Melalui Metode Qira’ati di Era Digital Siswa MI Jam’iyyatul Qurra Tahun Pelajaran 2023/2024. NABAWI: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 1(2), 197–214.
Sweller, J. (1988). Cognitive Load During Problem Solving: Effects on Learning. Cognitive Science, 12(2), 257–285. https://doi.org/10.1207/s15516709cog1202_4
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 A. Solihein Ridha, Aliffiya Zurinah, Ahmad Yusam Thobroni (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







