Pengaruh Harga Terhadap Jumlah Penawaran Produk Pertanian di Indonesia
Kata Kunci:
Harga, Penawaran, Pertanian, Produk, IndonesiaAbstrak
Penawaran dalam pasar pertanian sangat dipengaruhi oleh perubahan harga. Semakin tinggi harga suatu komoditas, biasanya semakin besar pula jumlah produk yang ditawarkan oleh para petani, karena potensi keuntungan yang meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana harga mempengaruhi jumlah penawaran produk pertanian di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, di mana data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan berbagai jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara harga dan jumlah penawaran, meskipun hubungan tersebut tidak selalu linier karena dipengaruhi oleh faktor lain seperti kondisi cuaca, ketersediaan lahan, dan biaya produksi. Dalam konteks Indonesia yang memiliki keragaman geografis dan pola pertanian musiman, fluktuasi harga dapat menjadi sinyal penting bagi petani dalam mengambil keputusan produksi. Oleh karena itu, stabilisasi harga dan informasi pasar yang transparan menjadi krusial untuk menjaga keberlangsungan sektor pertanian.
Unduhan
Referensi
Anjoro, M., & Taufik, F. (2025). International Journal of Agriculture and Business. Universitas Sulawesi Barat. https://ojs.unsulbar.ac.id/index.php/anjoro/announcement
Fikri, M. R., Candra, T., Saptaji, K., Noviarini, A. N., & Wardani, D. A. (2023). A Review of Implementation and Challenges of Unmanned Aerial Vehicles for Spraying Applications and Crop Monitoring in Indonesia. arXiv. https://arxiv.org/abs/2301.00379
Inderscience Publishers. (2023). International Journal of Agriculture Innovation, Technology and Globalisation. https://www.inderscience.com/jhome.php?jcode=ijaitg
Kusumastuti, R., et al. (2018). Factors Affecting the Conversion of Agricultural Land in Pandeglang Regency. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 6(2). https://jurnal.ipb.ac.id/index.php/sodality/article/view/23456
Mahmuddin, M. (2013). Paradigma Pembangunan Pertanian: Pertanian Berkelanjutan Berbasis Petani Dalam Perspektif Sosiologis. Jurnal Kajian Ilmiah, 59–76. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/kais/article/download/11042/6878
Mubyarto, M. (1994). Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: LP3ES.
Pambudy, R., & Tinaprilla, N. (2025). Preferensi Konsumen Terhadap Atribut Eksternal Produk Beras Organik di Yogyakarta. Jurnal Agribisnis Indonesia, 13(1), 370–379. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jagbi/article/view/12345
Pindyck, R. S., & Rubinfeld, D. L. (2013). Microeconomics (8th ed.). Boston: Pearson Education.
Setiawan, R. F., Fitriana, N. H. I., & Susanto, H. (2025). Pengaruh Persepsi Petani dan Peran Pendamping Terhadap Digitalisasi Pertanian Durian di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Jurnal Agribisnis Indonesia, 13(1), 359–369.
https://journal.ipb.ac.id/index.php/jagbi/article/view/12344
Siregar, H. (2005). Ekonomi Mikro: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Ghalia Indonesia. Soekartawi, W. (2001). Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian. Jakarta: RajaGrafindo
Persada.
Universitas Djuanda. (2025). Jurnal Pertanian. Vol. 16 No. 1. https://ojs.unida.ac.id/index.php/jp/
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Fadlan Wijianto Nugroho , M. Fawwaz Handrian , Muhammad Khaikal , Anas Malik (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






