Urgensi Agama Dalam Kehidupan Sosial Di Lingkungan Universitas Islam Batang Hari
Kata Kunci:
Agama, Kehidupan Sosial, Mahasiswa, Nilai Islam, Kampus IslamAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap urgensi agama, khususnya Islam, dalam membentuk kehidupan sosial di lingkungan Universitas Islam Batanghari. Melalui pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai agama memainkan peran penting dalam membentuk karakter, etika, dan hubungan sosial mahasiswa. Agama tidak hanya berfungsi sebagai ajaran spiritual, tetapi juga sebagai landasan moral dan sosial dalam berinteraksi di lingkungan akademik. Nilai-nilai seperti kejujuran, toleransi, musyawarah, dan tanggung jawab sosial terinternalisasi dalam aktivitas keseharian mahasiswa. Selain itu, kegiatan keagamaan kampus dan keteladanan dosen turut memperkuat pembentukan karakter sosial yang religius. Namun demikian, tantangan modernitas dan pengaruh budaya digital menjadi hambatan yang perlu diantisipasi oleh lembaga pendidikan. Dengan demikian, agama terbukti memiliki urgensi yang tinggi dalam memperkuat integrasi sosial dan membangun budaya kampus yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Unduhan
Referensi
Durkheim, Émile. The Elementary Forms of Religious Life. Diterjemahkan oleh Joseph Ward Swain. New York: Free Press, 1915.
Nurcholish Madjid, Kebudayaan, Agama, dan Pembangunan, Jakarta: UI Press, 1987.
Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2017.
Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2015.
Nana Syaodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012.
Miles, M. B. & Huberman, A. M., Qualitative Data Analysis, California: Sage Publications, 1994.
Azyumardi Azra, Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III, Jakarta: Logos, 1999.
Talcott Parsons, The Social System, London: Routledge, 1991.
Robert D. Putnam, Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community, New York: Simon & Schuster, 2000.
Ibn Hisham, Sirah Nabawiyyah, trans. Shalih Ahmad Syami Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2005.
Robert K. Merton, Social Theory and Social Structure, New York: The Free Press, 1968.
Seyyed Hossein Nasr, Knowledge and the Sacred, Albany: SUNY Press, 1989.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Almanna Wasalwa, Desta Nirmalasari, Khorinnisa, Winda Depitas Sari, Anggi Febriani, Siti Munawaro (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







