Peran Film Tabayyun Dalam Membangun Literasi Informasi Masyarakat Diera Post-Truth: Analisis Nilai Kehati-Hatian Dan Kejujuran Dalam Menyaring Informasi
Kata Kunci:
Film Tabayyun; Literasi Informasi; Kehati-Hatian; Kejujuran; Era Post-TruthAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi film Tabayyun dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat di era post-truth dengan menitikberatkan pada nilai-nilai kehati-hatian dan kejujuran. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif melalui analisis isi untuk mengidentifikasi pesan moral serta muatan edukatif yang terdapat dalam film. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa Tabayyun mampu menyampaikan pesan tentang pentingnya memeriksa kebenaran suatu informasi (tabayyun) sebelum disebarluaskan, sekaligus menegaskan kejujuran sebagai prinsip utama dalam berkomunikasi. Melalui karakter dan alur cerita yang kuat, film ini menggambarkan dampak sosial dari penyebaran berita palsu dan menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab moral dalam penggunaan media. Dengan demikian, film Tabayyun menjadi media literasi yang efektif, bukan hanya dalam aspek kognitif, tetapi juga dalam pembentukan etika komunikasi masyarakat di tengah tantangan disinformasi era post-truth.
Unduhan
Referensi
Digital, Literasi, dan Berbasis Al-qur An. “Jurnal Pendidikan Integratif Jurnal Pendidikan Integratif ُ ء” 6, no. 3 (2025): 438–48.
E, Tulus Rega Wahyuni. “Eksplorasi Teknik Gerak Terbalik Untuk Membangun Aspek Rasa Ingin Tahu Pada Film Tabayyun,” 2021.
Ermalyona, Adelia, dan Aria Hermawan. “Penggunaan Media Sosial Terhadap Pemahaman Nilai-Nilai Islam pada Generasi Muda Ajer” 2, no. 1 (2025): 42–49.
Ilmiah, Jurnal, dan Wahana Pendidikan. “1 , 2 1,2” 10, no. November (2024): 352–60.
Miftakhul Hanifah & Cutra Aslinda. “Analisis Pesan Moral Dalam Film Sayap-Sayap Patah.” Seminar Nasional Universitas Negeri Surabaya 2024 1, no. 3 (2024): 294–310.
Politik, Aladalah Jurnal, Hukum Humaniora, Ahmad Muhamad, Mustain Nasoha, Ashfiya Nur Atqiya, Hilmi Khoiri Thohir, Natasha Aurelia Ramadhani, dan Rosya Ahya Sabilaa. “Etika Komunikasi dalam Islam : Analisis terhadap Konsep Tabayyun dalam Media Sosial Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta , Indonesia Universitas Islam Negeri Raden Mas Surakarta , Indonesia literatur . Menurut Nazaruddin dan Alfiansyah ( 2023 ” 3, no. April (2025).
Suharyanto, Cosmas Eko. “Analisis berita hoaks di era post-truth: sebuah review,” 2019, 37–49.
Syuhada, Kharisma Dhimas, dan Recommended Citation. “Jurnal Komunikasi Indonesia” 6, no. 1 (2017). https://doi.org/10.7454/jki.v6i1.8789.
Walidah, Iffah Al. “Tabayyun di Era Generasi Millenial.” Jurnal Living Hadis 2, no. 2 (2018): 317. https://doi.org/10.14421/livinghadis.2017.1359.
Widiani, Lusiana Surya, Wawan Darmawan, dan Tarunasena Ma’mur. “Penerapan Media Film Sebagai Sumber Belajar Untuk.” Factum: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah 7, no. 1 (2018): 123–32.
Yusra, Alfajri, Eka Asih Febriani, Affandri Jasrio, dan Krisma Haryuniati. “Studi Literature Review Perkembangan Metodologi Penelitian Kualitatif di Indonesia : Tantangan , Inovasi , dan Arah Masa Depan ( 2015-2024 )” 7, no. 4 (2025): 72–95.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Lailatul Mahmuddah, Hilma Lutfiana (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







