Kontribusi Pemikiran K.H. Hasyim Asy'ari Terhadap Pendidikan Islam Di Nusantara

Penulis

  • Dessy Rahmadani Sekolah Tinggi Agama Islam Tebingtinggi Deli Penulis
  • Muhammad Idris Sekolah Tinggi Agama Islam Tebingtinggi Deli Penulis
  • Sari Atika Parinduri Sekolah Tinggi Agama Islam Tebingtinggi Deli Penulis

Kata Kunci:

Pemikiran, Pendidikan Islam, K.H. Hasyim Asy'ari

Abstrak

Jenis penelitian ini adalah Penelitian ini termasuk jenis penelitian pustaka (library research), yakni penelitian yang obyek kajiannya menggunakan data pustaka berupa buku-buku sebagai sumber datanya. Hasil penelitian Tujuan pendidikan Islam dalam kitab Adab al-‘Alim wa al- Muta’allim juga untuk membentuk insan paripurna yang senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dan juga memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Hal ini menunjukkan bahwa KH. Hasyim Asy’ari tidak menolak ilmu sekuler sebagai syarat untuk mendapatkan kebahagiaan di dunia. Namun beliau juga tidak menjelaskan porsi ilmu pengetahuan tersebut disamping ilmu agama. Jika di amati konsep tujuan pendidikan KH. Hasyim Asy’ari tersebut, sama dengan konsep tujuan pendidikan yang dicetuskan oleh Al-Ghazali. Di mana tujuan pendidikan bagi Al-Ghazali juga untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Relevansi pemikiran K.H. Hasyim Asy’ari dengan tujuan pendidikan nasional yaitu ada dua point penting yang ingin dicapai. Pertama, berkembangnya potensi peserta didik, dan kedua, menjadikan peserta didik menjadi pribadi yang beriman, cakap, kreatif, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab. Sedangkan menurut K.H. Hasyim Asy’ari dalam kitabnya Etika Pendidikan Islam juga menjelaskan bahwa untuk menjadikan seorang pelajar yang berhasil dan sukses dalam menuntut ilmu, beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa yakni Allah., berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab. Relasi antara pendidik dan peserta didik adalah aspek vital dalam proses dan/atau kegiatan pembelajaran. Terlibatnya kedua belah pihak dalam pembelajaran merupakan indikator kuat terlaksananya proses pembelajaran dan pencapaian tujuan pembelajaran itu sendiri. Tentu saja dengan syarat bahwa aktivitas tersebut terikat dengan norma-norma belajar dan berorientasi pada penanaman, perubahan, dan pengembangan potensi, karakter, dan mental-spiritual. Relasi edukatif antara pendidik dan peserta didik akan terjalin harmnonis manakala keduanya saling menghargai dan berperan sesuai dengan tugasnya masing-masing.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Al Nahlawi, Abdurrahman. 2010. Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah, Dan Masyarakat, Jakarta: Gema Insani Press.

Ahira, Anne. 2012. Terminologi Kosa Kata, Jakarta: Bumi Aksara.

Anam, Chairul. 2015. Pertumbuhan dan Perkembangan Nahdlatul Ulama, Solo: Jatayu Sala.

Anwar, M. Ahmad. 2010. Prinsip-Prinsip Metodologi Research, Yogyakarta, Sumbangsih.

Ansari, Hasan. 2020. Hadis-hadis Pendidikan: Sebuah Penelusuran Akar-akar Ilmu Pendidikan Islam, Medan: Perdana Publishing

Darajat, Zakiah. 2008. Ilmu Pendidikan Islam, Bandung: Bumi Aksara.

Derajat, Zakiah, Dkk,. 2010.Pendidikan Islam Keluarga dan Sekolah Bandung: Remaja Rosdakarya.

D. Marimba, Ahmad. 2012. Pengantar Filsafat Pendidikan Islam Bandung: Al-Ma'arif.

Djumransyah. 2016. Filsafat Pendidikan Islam, Malang: Bayumedia.

Dhofier, Zamakhsyari. 2012. Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai, Jakarta: LP3ES.

Gunawan, Heri. 2014. Pendidikan Islam Kajian Teoritis dan Pemikiran Tokoh, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ghofir, Jamal. 2012. Biografi Singkat Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah Pendiri dan Penggerak NU, Tuban Jawa Timur: GP Ansor Tuban.

Hitami, Munzir. 2014. Mengonsep Kembali Pendidikan Islam, Yokyakarta: LKIS.

Hamzah, Amir. 2019. Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research), Malang: Literasi Nusantara Abadi.

Hasanah, Uswatun. 2015. Etika Pelajar dalam Kitab Adab Al-‘Alim wa Al-Muta’allim Karya KH Hasyim Asy’ari dan Relevansinya dengan Tujuan Pendidikan Nasional, dalam Skripsi Jurusan Pendidikan Islam FITK Uin Sunan Kalijaga.

Hadi, Sutrisno. 2010. Metodologi Research, Yogyakarta: Andi Offset.

Hermawan, Trian. 2022. Budaya Modern, Ciri-ciri dan Perbedaan Budaya Barat-Modern di http://3an-master.blogspot.co.id/2012/08/v-behaviorurldefaultvmlo.html, dikutip pada tanggal 21 Agustus 2022 Pukul 6.20 WIB.

Karim, Abdul. 2013. Islam Nusantara, Yogyakarta: Gama Media.

Kurniawan, Syamsul. 2011. Jejak Pemikiran Tokoh Pendidikan Islam, Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Khuluq, Lathiful. 2000. Fajar Kebangunan Ulama Biografi KH. Hasyim Asy’ari, Yogyakarta: LKIS.

Langgulung, Hasan. 2010. Beberapa Pemikiran Tentang Pendidikan Islam, Bandung: Al-Ma'arif.

Mahmud, Ali Abdul Hamid. 2010. Pendidikan Rohani, Jakarta: Gema Insani Press.

Mujib, Abdul. 2010. Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana.

Mas’ud, Abdurrahman. 2004. Intelektual Pesantren: Perhelatan Agama dan Tradisi, Yogyakarta: LKIS.

Muhammad, Herry. 2016. Tokoh-Tokoh Islam yang Berpengaruh Abad 20, Jakarta: Gema Insani.

Margono, Hartono. 2011. KH. Hasyim Asy’ari dan Nahdlatul Ulama: Perkembangan Awal dan Kontemporer, Jurnal Media Akademika, Vol. 26, No. 3, Juli 2011.

Mahmud. 2011. Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Pustaka Setia.

Mukani. 2014. Pemikiran Pendidikan Islam Perspektif KH. M. Hasyim Asy’ari, J-PAI, Vol. 1 No.1 Juli-Desember 2014.

Nata, Abuddin. 2003. Pemikiran para Tokoh Pendidikan Islam, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Noer, Deliar.2016. Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900-1942, Jakarta: LP3ES.

Nasution, S. 2011. Metode Research (Penelitian Ilmiah), Jakarta: Bumi Aksara.

Nurfadhilah, Dina. 2022. Ciri-ciri Masyarakat Masa Depan (Modern) di https://dinanurfadhilah.wordpress.com/2013/05/17/ciri-ciri-masyarakat-masa-depan-modern/, dikutip pada tanggal 21 Agustus 2022 pukul 06.22 WIB.

Nur Rohmah, Siti. 2019. Pemikiran Pendidikan Islam Menurut K.H. Abdul Wahid Hasyim, Lampung: Universitas Islam Negeri Raden Intan.

Nahar, Syamsu & Suhendri. 2020. Gugusan Ide-ide Pendidikan Islam KH. Hasyim Asy’ari, Jawa Barat: Adanu Abimata.

Poerwadamanita, WJS. 2010. Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka.

Rofiq, Moh. 2019. Ilmu Pendidikan Islam, Yogyakarta: Lkis.

Rozikin, Badiatul. 2009. 101 Jejak Tokoh Islam Indonesia, Yogyakarta: e-Nusantara.

Rifai, Muhamad. 2009. KH Hasyim Asy'ari (Biografi Singkat 1871-1947), Yogyakarta: Garasi.

Suwendi. 2004. Sejarah dan Pemikiran Pendidikan Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sudirman, dkk., 2010. Ilmu Pendidikan, Bandung: Remaja Karya.

Suprapno. 2020. Filsafat Pendidikan Islam: Kajian Tokoh-tokoh Pendidikan Islam, Malang: Literasi Nusantara.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D), Edisi Cet-21, Bandung: Alfabeta.

Sandra, Meita. 2011. Gusdur dan Pendidikan Islam Upaya Mengembalikan Esensi Pendidikan di Era Global, Jakarta: Ar-Ruzz Media.

Surakhman, Winarno. 2010. Pengantar Penelitian Ilmiah,Bandung: Tarsito.

Tim Pengembang Ilmu. 2007. Pendidikan, Ilmu dan Aplikasi Pendidikan, Jakarta: IMTIMA.

Umar, Bukhari. 2017. Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta : Amzah.

Zuhro’, Fatimatus. 2014. Pemikiran Pendidikan Islam Menurut K.H. Hasyim Asy’ari Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Yakin, Ainul. 2020. Metode Diskusi Dalam Pembelajaran Menurut Persepektif Islam, Annual Conference on Islamic Education and Thought Vol. I, No. I, 2020.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-01

Cara Mengutip

Rahmadani, D. ., Idris, M. ., & Parinduri, S. A. . (2025). Kontribusi Pemikiran K.H. Hasyim Asy’ari Terhadap Pendidikan Islam Di Nusantara. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Agama Islam, 3(1), 257-264. https://journal.staittd.ac.id/index.php/at/article/view/556

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >> 

Artikel Serupa

1-10 dari 254

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.