Inovasi Perpustakaan Sekolah di Era Merdeka Belajar: Dampak pada Literasi Siswa

Penulis

  • Rusdiana Navlia Universitas Islam Negeri Madura Penulis
  • Mahawib Ar Rozi Universitas Islam Negeri Madura Penulis
  • Meisal Fardan Universitas Islam Negeri Madura Penulis
  • Milhatin Jamilah Universitas Islam Negeri Madura Penulis

Kata Kunci:

Inovasi Perpustakaan, Merdeka Belajar, Literasi Siswa, Digitalisasi, Pendidikan

Abstrak

Inovasi perpustakaan sekolah menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar yang menekankan pada kemandirian, kreativitas, dan peningkatan kompetensi literasi siswa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai bentuk inovasi perpustakaan sekolah serta dampaknya terhadap peningkatan literasi siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dari berbagai jurnal, buku, dan hasil penelitian terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi perpustakaan, seperti digitalisasi koleksi, pengembangan perpustakaan berbasis teknologi, penyediaan ruang literasi yang interaktif, serta program literasi kreatif, mampu meningkatkan minat baca dan keterampilan literasi siswa secara signifikan. Selain itu, peran pustakawan dan guru dalam mengintegrasikan perpustakaan dengan kegiatan pembelajaran juga menjadi faktor pendukung utama. Dengan demikian, inovasi perpustakaan sekolah di era Merdeka Belajar memiliki dampak positif terhadap penguatan budaya literasi siswa serta mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih fleksibel dan bermakna.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

FLA. (2015). IFLA School Library Guidelines (2nd ed.). International Federation of Library Associations and Institutions.

Kemendikbud. (2020). Panduan Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Lasa Hs. (2017). Manajemen Perpustakaan Sekolah. Yogyakarta: Ombak.

Lasa HS, Manajemen Perpustakaan Sekolah (Yogyakarta: Ombak, 2009).

Prastowo, A., Manajemen Perpustakaan Sekolah Profesional (Yogyakarta: Diva Press, 2018).

Rahmawati, D., “Kolaborasi Guru dan Pustakawan dalam Meningkatkan Literasi Siswa,” Jurnal Pendidikan, 2020.

Kiramang, K., & Rusanda, A. (2024). Integrasi literasi informasi dalam kurikulum: Pendekatan informed learning. Sipakatau: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 1(2), 55-69.

Abidin, Y. (2015). Pembelajaran literasi: Strategi meningkatkan kemampuan literasi matematika, sains, membaca, dan menulis. Bandung: Bumi Aksara.

Beers, K. (2009). When Kids Can’t Read: What Teachers Can Do. Heinemann.

Kurniawati, I. (2021). Pemanfaatan e-learning dan perpustakaan digital sebagai media pembelajaran jarak jauh. Jurnal Pendidikan dan Teknologi.

Prastowo, A. (2018). Manajemen Perpustakaan Sekolah Profesional. Yogyakarta: Diva Press.

Saleh, A. R. (2019). Pengembangan perpustakaan digital dalam meningkatkan akses informasi. Jurnal Ilmu Perpustakaan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Navlia, R. ., Ar Rozi, M. ., Fardan, M., & Jamilah, M. (2026). Inovasi Perpustakaan Sekolah di Era Merdeka Belajar: Dampak pada Literasi Siswa. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Agama Islam, 3(2), 428-431. https://journal.staittd.ac.id/index.php/at/article/view/922

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

81-90 dari 294

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.