Inovasi Perpustakaan Sekolah di Era Merdeka Belajar: Dampak pada Literasi Siswa
Kata Kunci:
Inovasi Perpustakaan, Merdeka Belajar, Literasi Siswa, Digitalisasi, PendidikanAbstrak
Inovasi perpustakaan sekolah menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar yang menekankan pada kemandirian, kreativitas, dan peningkatan kompetensi literasi siswa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai bentuk inovasi perpustakaan sekolah serta dampaknya terhadap peningkatan literasi siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dari berbagai jurnal, buku, dan hasil penelitian terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi perpustakaan, seperti digitalisasi koleksi, pengembangan perpustakaan berbasis teknologi, penyediaan ruang literasi yang interaktif, serta program literasi kreatif, mampu meningkatkan minat baca dan keterampilan literasi siswa secara signifikan. Selain itu, peran pustakawan dan guru dalam mengintegrasikan perpustakaan dengan kegiatan pembelajaran juga menjadi faktor pendukung utama. Dengan demikian, inovasi perpustakaan sekolah di era Merdeka Belajar memiliki dampak positif terhadap penguatan budaya literasi siswa serta mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih fleksibel dan bermakna.
Unduhan
Referensi
FLA. (2015). IFLA School Library Guidelines (2nd ed.). International Federation of Library Associations and Institutions.
Kemendikbud. (2020). Panduan Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Lasa Hs. (2017). Manajemen Perpustakaan Sekolah. Yogyakarta: Ombak.
Lasa HS, Manajemen Perpustakaan Sekolah (Yogyakarta: Ombak, 2009).
Prastowo, A., Manajemen Perpustakaan Sekolah Profesional (Yogyakarta: Diva Press, 2018).
Rahmawati, D., “Kolaborasi Guru dan Pustakawan dalam Meningkatkan Literasi Siswa,” Jurnal Pendidikan, 2020.
Kiramang, K., & Rusanda, A. (2024). Integrasi literasi informasi dalam kurikulum: Pendekatan informed learning. Sipakatau: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 1(2), 55-69.
Abidin, Y. (2015). Pembelajaran literasi: Strategi meningkatkan kemampuan literasi matematika, sains, membaca, dan menulis. Bandung: Bumi Aksara.
Beers, K. (2009). When Kids Can’t Read: What Teachers Can Do. Heinemann.
Kurniawati, I. (2021). Pemanfaatan e-learning dan perpustakaan digital sebagai media pembelajaran jarak jauh. Jurnal Pendidikan dan Teknologi.
Prastowo, A. (2018). Manajemen Perpustakaan Sekolah Profesional. Yogyakarta: Diva Press.
Saleh, A. R. (2019). Pengembangan perpustakaan digital dalam meningkatkan akses informasi. Jurnal Ilmu Perpustakaan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rusdiana Navlia, Mahawib Ar Rozi, Meisal Fardan, Milhatin Jamilah (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







