Peran Guru PAI Dalam Membentuk Karakter Santri Putri Untuk Menghindari Sikap Playing Victim Di Pondok Pesantren Ibnu Taimiyah Bogor

Penulis

  • Afra Amelia Azizah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta Penulis
  • Nurul Fathonah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta Penulis
  • Nurul Nisa Selian Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta Penulis
  • Putri Iwahyu Sari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta Penulis
  • Refi Mutia Syahrani Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta Penulis

Kata Kunci:

Guru PAI, Pendidikan Karakter, Santri Putri, Playing Victim, Pesantren

Abstrak

Pendidikan karakter merupakan elemen fundamental dalam sistem pendidikan pesantren, terutama dalam membentuk kepribadian santri yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan perilaku playing victim pada santri putri, yaitu kecenderungan memosisikan diri sebagai korban untuk menghindari tanggung jawab dan memperoleh simpati. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter santri putri agar terhindar dari sikap playing victim di Pondok Pesantren Ibnu Taimiyah Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Kerangka analisis mengintegrasikan teori peran guru PAI, pendidikan karakter, dan konsep victim mentality dalam psikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menjalankan peran multifungsi sebagai pendidik, teladan, pembimbing, konselor, dan motivator. Sikap playing victim pada santri putri tampak dalam bentuk menyalahkan lingkungan, menonjolkan diri sebagai pihak yang dirugikan, serta menghindari tanggung jawab saat menghadapi konflik atau teguran. Untuk mengatasi hal tersebut, guru PAI menerapkan strategi dialogis dan konseling, penguatan nilai tauhid, sabar, dan tawakal, serta pembiasaan muhasabah dan bimbingan kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam yang integratif mampu mencegah berkembangnya sikap playing victim dan mendorong santri putri menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, serta matang secara spiritual dan sosial.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Mulyasa, E. (2013). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ramayulis. (2018). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Mulyasa. (2013). Manajemen pendidikan karakter: Terwujudnya insan unggul dan berbudi pekerti luhur. Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. (2013). Kurikulum kompetensi dan pembelajaran pendidikan agama Islam. Remaja Rosdakarya.

Rahmawati, N. (2021). Peran Guru dalam Membentuk Karakter Siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran (JIPP). Universitas Mataram.

Yunita, Yuyun & Abdul Mujib. (2021). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam Vol. 14 No. 01 Januari–Juni 2021, IAI Al-Qur’an Al-Ittifaqiah Indralaya.

Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pendidikan Agama Islam (SALAM, UMM).

Nur’asiah. (2021). Peran Guru PAI dalam Pembentukan Karakter Siswa. Volume 6 nomor 2, 212–217.

Hasanah, U. (2018). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam. Neliti.

Musrifah. (2016). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam . Edukasia Islamika : Volume 1, Nomor 1, 119-133.

Nasional, K. P. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kemendiknas.

Nur’asiah*, S. S. (2021). PERAN GURU PAI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA. volume 6 nomor 2, 212-217.

Ghazali, A. (n.d). Ihya' Ulumuddin. Kairo: Dar al-Ma'arif.

UNUSA. (2022). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam dan Implementasinya. Dalam Seminar Nasional Pendidikan Muhammadiyah (SNPM).

Azmi, N. (2023, 09 05). Playing Victim, Berperan Jadi Korban demi Tujuan Pribadi. Hello Sehat, pp.

Hafid Algristiana*, N. A. (2021). Pencegahan Perundungan untuk Mendukung Zero Violance Education di Lingkungan Pondok Pesantren. 209 - 217.

Stephan F. Myler, Playing Victim A Psychological Perspective, Psychologi and Behavioral Science International Jurnal, Vol. 3, (2017), h. 1

Medis Siloam Hospitals. (2023, April 14). Mengenal Ciri-Ciri Victim Mentality dan Cara Mengatasinya. SiloamHospitals

Akin, Z., Coricelli, G., & Villeval, M. C. (2023). Direct lying or playing the victim? An experimental study. Journal of Economic Behavior & Organization, 216, 112–131. https://doi.org/10.1016/j.jebo.2023.08.016

Khoir, A. K., & others. (2025). Bullying in pesantren (Islamic boarding school): A systematic literature review. Psikis: Jurnal Psikologi Islami, 10(1), 1-15. https://doi.org/10.19109/psikis.v10i1.27270

Maulidin, S. (2024). Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter moral siswa. DIMAR: Jurnal Ilmu Pendidikan Agama Islam, 4(1), 45–60.

Myler, S. F. (2017). Playing the victim: A psychological perspective. Psychology and Behavioral Science International Journal, 2(2), 1-5. https://doi.org/10.19080/PBSIJ.2017.02.555601

Ummah, N. (2025). The role of Islamic boarding schools in shaping the character of santri: A case study of Al-Quranyy Pesantren. International Journal of Applied Sciences, Engineering and Religious Studies, 1(1), 20–35.

Pengertian, A., & Victim, C. P. (n.d.). BAB II PEMAHAMAN TERHADAP PLAYING VICTIM. 3(2017).

Putra, F. E. (2024). Playing Victim Dalam Perspektif Hadis Dan Kontekstual Dalam Kehidupan Sosial. 2(3).

Ushuluddin, F., & Dan, A. (2025). Playing Victim Dalam Al Qur ’ An.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-01

Cara Mengutip

Amelia Azizah, A. ., Fathonah, N. ., Nisa Selian, N. ., Iwahyu Sari, P. ., & Mutia Syahrani, R. . (2026). Peran Guru PAI Dalam Membentuk Karakter Santri Putri Untuk Menghindari Sikap Playing Victim Di Pondok Pesantren Ibnu Taimiyah Bogor. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Agama Islam, 3(2), 74-79. https://journal.staittd.ac.id/index.php/at/article/view/773

Artikel Serupa

1-10 dari 263

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.